SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT

doc.koen

BIMBINGAN TEKNIS SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DESA TANGGUNGHARJO KECAMATAN GROBOGAN

Pengertian Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berdasarkan Permendagri Nomor 84 Tahun 2014  memiliki beberapa unsur kata, yaitu :

  1. Warga masyarakat
  2. Yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan
  3. Penanganan Bencana dan mengurangi/memperkecil resiko bencana
  4. Ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat
  5. Ikut dalam kegiatan sosial masyarakat.

TUGAS

Satuan Perlindungan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan kegiatan perlindungan masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan pengungsi, membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan di desa / kelurahan.

doc.koen

FUNGSI

  1. Membantu memelihara dan meningkatkan kondisi dan tata tertib dikalangan masyarakat.
  2. Membantu masyarakat menanggulangi dan mengurangi akibat yang ditimbulkan oleh gangguan keamanan dan bencana alam yang dapat mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda.
  3. Membantu membina masyarakat untuk mempertinggikan kesadaran hukum, daya tahan serta daya lawan masyarakat dalam mencegah dan menghadapi segala macam pelanggaran dan kejahatan.
  4. Perbantuan kepada Pemerintah Daerah, Kepolsian dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum.
  5. Perbantuan kepada TNI dalam upaya pertahanan Negara.
  6. Perbantuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa / Kelurahan.

PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT

Prinsip Penyelenggaraan :

  • Linmas merupakan wujud tanggung jawab dan peran serta segenap warga negara terhadap keselamatan umum masyarakat lingkungannya.
  • Sat LINMAS merupakan kekuatan utama dalam upaya perlindungan masyarakat pada saat terjadi bencana, pengungsian, kamtibmas dan sosial kemasyarakatan.
  • Pengelolaan LINMAS adalah tanggung jawab Negara di Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sat Linmas dalam keadaan tidak terjadi bencana, dapat diberikan tugas membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban umum, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di desa / kelurahan termasuk juga ketika pelaksanaan pemilu / pilgub / pilkada.

KEANGGOTAAN

Keanggotaan Satuan Linmas dilakukan melalui pendaftaran secara sukarela dari warga masyarakat dilingkungan pemukiman, pendidikan dan pekerjaan/ proyek /objek vital yang dilakukan oleh Kepala Desa / lurah.

doc.koen

SYARAT MENJADI ANGGOTA LINMAS :

  1. Warga Negara Republik Indonesia.
  2. Setia kepada Pancasila dan UUD 1945.
  3. Berumur  18 tahun s/d 55 tahun.
  4. Sehat jasmani dan rohani.
  5. Bersedia membuat pernyataan menjadi anggota Satuan Linmas.
  6. Secara sukarela dan aktif dalam kegiatan perlindungan masyarakat.

PEMBERHENTIAN

  • Masa pengabdian anggota Sat Linmas adalah selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang setiap 3 (tiga) tahun.
  • Anggota Satuan Linmas dapat diberhentikan karena : Meninggal dunia, Mengundurkan diri, Pindah domisili, Tidak lagi memenuhi persyaratan kesehatan, Melakukan tindak pidana
  • Anggota Satuan Linmas yang diberhentikan diberi piagam penghargaan. Pemberhentian anggota Satuan Linmas ditetapkan oleh Walikota atas usulan Kepala Desa / Lurah melalui Camat.

PEMBINAAN

Pembinaan Satuan Linmas mencakup pembinaan kekuatan dan kemampuan dengan tujuan agar selalu siap digerakkan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya. Kegiatan pembinaan meliputi pemeliharaan administrasi, pemeliharaan kekuatan, pemeliharaan kemampuan dan pemeliharaan perlengkapan.

Wewenang dan Tanggung Jawab Pembinaan Satuan linmas :

  • Pembinaan Umum dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri
  • Pembinaan Teknis dilakukan oleh Gubernur
  • Pembinaan Operasional dilakukan oleh Bupati/Walikota
  • Camat adalah Koordinator Pelaksanaan Operasional
  • Lurah adalah Pelaksana Operasional. copas//doc.koen

PENANGGULANGAN IBU HAMIL KEK DAN BAYI BGM

PEMERINTAH DESA TANGGUNGHARJO DALAM UPAYA PENANGGULANGAN IBU HAMIL KEK DAN BAYI BGM (BAWAH GARIS MERAH)

PP 8/2016 mengartikan dana desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukan bagi desa yang ditransfer melalui APBD kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Desa Tanggungharjo meleluai Dana APBDesnya yang bersumber dari Pendapatan Dana Desa Tahun ini telah menganggarkan atau menyalurkan Anggaran untuk Kegiatan penanggulangan Ibu hamil KEK dan Bayi BGM (bawah Garis Merah), program ini merupakan prioritas karena sebagai jalan untuk meningkatkan tingkat sumberdaya manusia yang sehat dan berkualitas.

Dibantu Ibu Bidan Desa yaitu Bidan Triyas pemerintah Desa Tanggungharjo menyalurkan PMT untuk Ibu Hamil.

Ibu Hamil KEK itu sendiri adalah kekurangan energi yang memiliki dampak buruk terhadap kesehatan ibu dan pertumbuhan perkembangan janin. Ibu hamil dikategorikan KEK jika Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm, sedangkan definisi KEK itu Kekurangan Energi Kronis.

Tidak lupa Pemerintah Desa Tanggungharjo juga mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Desa untu kegiatan PMT untuk Balita guna mencegah terjadinya Bayai BGM.

Istilah Balita Bawah Garis Merah (BGM) adalah program pemerintah pada masalah kesehatan balita yang lebih prioritas pada balita yang mempunyai timbangan berada dibawah garis merah pada buku KMS (Kartu menuju Sehat), baik PMT untuk Ibu Hamil KEK dan Bayi BGM ini dilaksanakan dalam kurun waktu 90 hari berturut turut. doc Koen

MONITORING DAN EVALUASI

Kasi PMD dan Kasi Tata Pemerintahan Melakukan Monev Di Pemerintah Desa Tanggungharjo

doc.Koen

PENDAHULUAN

Monitoring dan Evaluasi (M&E) merupakan dua kegiatan terpadu dalam rangka pengendalian suatu program. Meskipun merupakan satu kesatuan kegiatan, Monitoring dan Evaluasi memiliki fokus yang berbeda satu sama lain. Karena kegiatan ini menggunakan metode pelatihan (workshop) maka bahan ini hanya sebagai pengayaan yang dilengkapi informasi pokok mencakup aspek-aspek penting dari Monitoring dan Evaluasi (MONEV), seperti pengertian, tujuan, fungsi, manfaat hingga proses pembuatannya.

doc.Koen

PENGERTIAN MONITORING & EVALUASIVALUASI

Kegiatan monitoring lebih berpunpun (terfokus) pada kegiatan yang sedang dilaksanakan. Monitoring dilakukan dengan cara menggali untuk mendapatkan informasi secara regular berdasarkan indikator tertentu, dengan maksud mengetahui apakah kegiatan yang sedang berlangsung sesuai dengan perencanaan dan prosedur yang telah disepakati. Indikator monitoring mencakup esensi aktivitas dan target yang ditetapkan pada perencanaan program. Apabila monitoring dilakukan dengan baik akan bermanfaat dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya (sesuai pedoman dan perencanaan program). Juga memberikan informasi kepada pengelola program apabila terjadi hambatan dan penyimpangan, serta sebagai masukan dalam melakukan evaluasi.

Secara prinsip, monitoring dilakukan sementara kegiatan sedang berlangsung guna memastikan  kesesuain proses dan capaian sesuai rencana atau tidak. Bila ditemukan penyimpangan atau kelambanan maka segera dibenahi sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dan targetnya. Jadi, hasil monitoring menjadi input bagi kepentingan proses selanjutnya. Sementara Evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan, untuk mengetahui hasil atau capaian akhir dari kegiatan atau program.  Hasil Evaluasi bermanfaat bagi rencana pelaksanaan program yang sama diwaktu dan tempat lainnya.

Seperti terlihat pada gambar Siklus Majamen Monev, fungsi Monitoring (dan evaluasi) mnerupakan satu diantara tiga komponen penting lainnya dalam system manajelemen program, yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Tindakan korektif (melalui umpan balik).  Sebagai siklus, dia berlangsung secara intens keaarah pencapaian target-target antara dan akhirnya tujuan program. copas//doc.koen

SENSUS PENDUDUK LANJUTAN

BPS LAKUKAN SENSUS PENDUDUK DI BULAN MEI-JUNI 2022

doc. koen

Sensus adalah istilah yang dikenal juga dengan sebutan cacah jiwa. Istilah ini biasanya lebih dikenal sebagai sensus penduduk, yaitu perhitungan jumlah penduduk secara periodik. Namun, penggunaan kata sensus tidak terbatas hanya pada sensus penduduk saja.

Sensus adalah cara terstruktur untuk mendapatkan informasi deskriptif tentang jumlah dari sebuah populasi (tidak hanya populasi manusia). Selain sensus penduduk, dikenal pula sebutan sensus pertanian hingga sensus ekonomi. 

Dalam sensus penduduk, data yang dicapai biasanya bukan saja meliputi jumlah orang, tetapi juga fakta mengenai misalnya jenis kelamin, usia, bahasa, dan hal-hal lain yang dianggap perlu. Sensus penduduk biasanya dilaksanakan dalam jangka waktu sepuluh tahun.

Mulai Bulan Mei hingga Juni 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Sensus Penduduk (SP) Lanjutan (long form).

Sensus Penduduk Lanjutan itu merupakan benchmark indikator kependudukan Indonesia, serta potret demografi Indonesia setelah melewati gelombang ke-2 pandemi Covid-19.

Sensus juga menjadi evaluasi capaian pembangunan di bidang kependudukan pada SDGs dan RPJMD, serta dasar penentuan kebijakan pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. 

Baru-baru ini BPS Kabupaten Grobogan telah membuka Pelatihan guna menjalankan Program Sensus Penduduk Lanjutan di Bulan Mei-Juni 2022 dibeberapa hotel di Purwodadi.

Salah satu peserta Pelatihan Sensus Penduduk Lanjutan mengatakan “bahwa sensus penduduk ini sangatlah penting, karena dengan sensus penduduk ini kita dapat mengetahui perkembangan penduduk di Indonesia terutama di Kabupaten Grobogan, itu hanyalah salah satu contoh manfaatnya saja, dan masih banyak lagi manfaatnya”ujarnya….

Dalam melaksanakan Sensus Penduduk Lanjutan ini BPS Kabupaten Grobogan merekrut warga lokal untuk memenuhi kebutuhan tenaga pencacah, dengan harapan hasil yang diharapkan bisa valid sesuai dengan harapan.

Tidak lupa dalam menambah imun dalam melaksanakan pelatihan BPS Kabupaten Grobogan memberikan doorprise sebagai penyamangat agar tidak mengantuk didalam mengikuti kegiatan tersebut…

Adalah Sinung Jatmiko peserta pelatihan yang menerima doorprise dikarenakan dalam menjawab kuisoner yang diberikan oleh instruktur Sinung Jatmiko memperoleh nilai tertinggi. doc.koen

SDGs DESA TAHUN 2021

SDGs Desa : Pengertian, Tujuan dan Sasaran

PENGERTIAN SDGs DESA :

SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dalam bahasa kerennya Sustainable Development Goals disingkat SDGs. SDGs Desa merupakan role pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

TUJUAN DAN SASARAN SDGs DESA :

Merujuk dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor  13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021,setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut, yaitu:

  1. Desa tanpa kemiskinan
  2. Desa tanpa kelaparan
  3. Desa sehat dan sejahtera
  4. Pendidikan desa berkualitas
  5. Desa berkesetaraan gender
  6. Desa layak air bersih dan sanitasi
  7. Desa yang berenergi bersih dan terbarukan
  8. Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa
  9. Inovasi dan infrastruktur desa
  10. Desa tanpa kesenjangan
  11. Kawasan pemukiman desa berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan
  13. Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa
  14. Ekosistem laut desa
  15. Ekosistem daratan desa
  16. Desa damai dan berkeadilan
  17. Kemitraan untuk pembangunan desa
  18. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif

Upaya pencapaian SDGs desa dalam situasi dan kondisi Pandemi COVID-19 tidaklah mudah, karena itulah, penggunaan dana desa 2021 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan yang mendukung pencapaian 10 (sepuluh) SDGs desa yang berkaitan dengan kegiatan pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru desa. Adapun 10 SDGs dimaksud dalam situasu dan kondisi Pandemi Covid-19 adalah :

  1. Desa tanpa kemiskinan,
  2. Desa tanpa kelaparan,
  3. Desa sehat sejahtera,
  4. Keterlibatan perempuan desa,
  5. Desa berenergi bersih dan terbarukan,
  6. Pertumbuhan ekonomi desa merata,
  7. Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan,
  8. Desa damai berkeadilan,
  9. Kemitraan untuk pembangunan desa, dan
  10. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif

Baru-baru ini Desa Tanggungharjo telah melaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Program Pemerintah tersebut, dengan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penggalian Data untuk pengisian quisoner Program SDGs. doc.koen (dikutip dari berbagai sumber)

INTENSIFIKASI PBB

Kunjungan Sekcam dan Kasi Tata Pemerintah Dalam Rangka Intensifikasi PBB Di Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan

Bagi Anda yang memiliki tempat tinggal sendiri, pasti Anda sudah sering mendengar istilah PBB. PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan. Namun apakah Anda tahu apa sebenarnya Pajak Bumi dan Bangunan itu? Karena sangatlah disesalkan apabila Anda tidak mengerti apa yang sudah Anda bayarkan. Kalau begitu, mari kita kenal lebih dekat mengenai PBB.



PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) adalah pajak yang ditanggung oleh orang pribadi atau badan yang mendapatkan keuntungan dan/atau kedudukan sosial ekonomi yang lebih baik karena hak atas tanah dan bangunannya.

Lalu siapa saja yang wajib membayar PBB? Tentu saja seperti pengertian dari PBB itu sendiri, maka yang wajib membayar pajak adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh manfaat dari hak atas tanah dan bangunannnya. Orang ataupun badan yang termasuk wajib pajak harus melunasi pembayaran pajaknya paling lambat 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT.

Apa itu SPPT? SPPT adalah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang yang berisi tentang pemberitahuan besaran pajak terutang yang harus dibayarkan dalam satu tahun bagi orang atau badan yang termasuk dalam wajib paja

Dalam rangka kinjungan dari pihak Kecamatan sangatlah berharap untuk percepatan pelunasan PBB dari Dsa Tanggungharjo, memang disadari oleh pihak Kecamatan banyak kendala yang dapat menghambat proses penarikan PBB dalam kondisi pandemi C-19 ini.

Dari Pihak Desa Tanggungharjo sendiri sangat optimis bahwa dapat melunasi Pajak PBB tepat pada waktunya dengan pagu anggaran yang ada. dok.kun

BST KEMENSOS TAHAP III

BST Kemensos Tahap III Di Desa Tanggungharjo

Pada tanggal 12 Juli 2020 yang dihadiri Bapak Sekcam Grobogan, Kepala Desa Tanggungharjo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tanggungharjo PT Pos Indonesia menjadi salah satu penyalur bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial menyalurkan BST Kemensos Di Desa Tanggungharjo yang saat ini penyaluran bantuan telah memasuki tahapan ke III.

Dengan adanya Pademi C-19 ini baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan juga Pemerintah Desa sangat disibukkan dengan kegiatan baik pencegahan C-19 maupun penyaluran segala macam BST yang disalurkan melalui berbagai sarana, salah satunya BST Kemensos yang disalurkan melalui PT POS Indonesia, untuk BST Kemensos yang disalurkan melalui PT. POS Desa Tanggungharjo mendapatkan 212 KPM yang berbentuk uang tunai senilai Rp. 600.000;.

Dengan adanya berbagai macam program bantuan ini diharapkan kepada masyarakat dapat ikut mencegah keadaan pandemi ini agar tidak terus berkembang selain itu Pemerintahan Desa Tanggungharjo berharap banyak Kepada semua Masyarakat Desa Tanggungharjo untuk dapat memetuhi apa yg menjadi prosedur penanganan pencegahan Covid-19 ini.

Kepala Desa Tanggungharjo Bapak SUDARSONO dihubungi ditempat mengatakan “dengan adanya program bantuan ini masyarakat sangat terbantu dan senang sekali, sehingga perekonomian mereka sedikit demi sedikit agak terbantu” terimakasih kepada pihak terkait yang ikut membantu pelaksanaan program ini sehingga berjalan dengan lancar, imbuhnya. dockoen

IKHTIAR PENCEGAHAN COVID-19

Pemerintah Desa Tanggungharjo Bekerjasama Dengan PUSKESMAS Grobogan Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19

Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayianak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

Dan pada Tanggal 26 Maret 2020 Pemerintah Desa Tanggungharjo bekerjasama dengan UPTD PUSKESMAS Grobogan mengadakan gerakan pencegahan COVID-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan ketempat umum, terutama tempat yang dapat mendatangkan atau mengumpulkan orang banyak seperti : Tempat Pendidikan, Tempat Ibadah, Warung Kopi dan lain sebagainya.

Dihubungi dikokasi penyemprotan Bapak Sudarsono selaku Kepala Desa Tanggungharjo mengatakan “Takdir adalah hak mutlak ALLOH SWT namu kita sebagai makhluknya diajibkan untuk ikhtiar dan berdo’a, contohnya dalam kasus wabah COVID-19 ini : kita melakukan penyemprotan dengan disinfektan bekerjasam dengan PUSKESMAS GOBOGAN, terus mengidentifikasi penduduk yang datang dari luar daerah, sosialisasi bahaya dan pencegahan COVID-19 terhadap warga dan hal ini akan terus kami lakukan”….itu komitmen kami…..dan semoga kita terhindar dari Virus ini..aamiin..imbuhnya….

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

Diagnosis Virus Corona

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

Pengobatan Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:

  • Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh

Komplikasi Virus Corona

Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:

Pencegahan Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.#copasalodokter

MUSYAWARAH DESA SERAH TERIMA PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 2019

Serah Terima Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Dana Desa dan Pembangunan Desa Lainnya

Musyawarah desa serah terima (MDST) kegiatan fisik di mulai Maret sampai Desember 2019 lalu,Tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan, gelar acara serah terima sekaligus penandatanganan berita acara hasil pembangunan Tahun 2019 di kantor Desa Tanggungharjo sudah selesai seratus persen, Senin tanggal 24 Februari 2020.

“Hari ini kami menyerahkan hasil pekerjaan yang,ditugaskan pemerintah desa kepada kami, kurang lebihnya harap maklum dan alkhamdulillah pekerjaan kami dapat diterima masyarakat Desa Tanggungharjo…Terimakasih terbanyak buat warga Desa Tanggungharjo dan Bapak Kepala Desa ” ujar Ibu sri Tawansih selaku Ketua TPK Desa Tanggungharjo.

Secara simbolis, penyerahan hasil kegiatan pembangunan, berita acara musyawarah oleh Kepala Desa dan ketua TPK  Desa Tanggungharjo serta pendamping Desa, Camat dan disaksikan Babinsa serta masyarakat Desa Tanggungharjo.

Sementara itu, Kepala Desa Tanggungharjo mengatakan,pihaknya terima kasih kepada Tim pelaksana kegiatan (TPK) pembangunan fisik yang menggunakan Dana Desa Tahun 2019 sudah sesuai dengan konsep yang di butuhkan masyarakat.

“Setelah pembangunan selesai kami berharap agar masyarakat Desa Tanggungharjo dapat memanfaatkan hasil pembangunan dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, dan juga harus turut menjaga serta merawat, memelihara hasil pembangunan yang bersumber dari Alokasi DD,”terang Kepala Desa Tanggungharjo Bapak Sudarsono.

Turut hadir tersebut Jajaran Kecamatan Grobogan  berserta kasinya,Babinsa, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda,Pendamping Desa,dan seluruh aparatur desanya. Dok.Koen