16 Januari 2020 Oleh heri 0

SOSIALISASI HIV/AIDS

Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS Bersama KKN Mahasiswa STAIG Di Posko 2 Desa Tanggungharjo Dengan Narasumber Bapak Maspuryanto, SKM.MM

HIV / AID,  bukan rahasia lagi kalau masalah ini sudah menjadi permasalahan dunia dan menurut data yang  dikutip di halaman website kementerian kesehatan sudah sekitar 35 juta meninggal dunia akibat virus HIV/ AIDS.

 Berbagai program diluncurkan untuk menjawab dan mencari solusi mengatasi permasalahan ancaman perkembangan epidemi ini.

Salah satu sasaran untuk meminimalisir ancaman HIV / AIDS adalah sosialisasi secara kontinyu khususnya kepada generasi remaja.  Mengapa remaja karena para remaja sifat keingin tahuannya sangat tinggi dan keinginan untuk mencoba-coba sangatlah tinggi. Setidaknya informasi tentang penyebaran HIV /AIDS dikalangan remaja dapat menambah kontribusi positip penyelesaian problem epidemi penyakit mematikan ini.

Ada beberapa poin yang dapat diambil dari penyuluhan atau sosialisasi HIV / AIDS terhadap remaja dan masyarakat.  Pertama,  pemahaman konsep tentang HIV / AIDS dapat dipahami secara proporsional. 

Mulai dari definisi, penyebab munculnya penyakit,  gejala-gejala, cara mendeteksi,  pola penularan,  pola berkembangnya penyakit,  sikap antisipasi,  pencegahan,  serta bagaimana mengkondisikan diri agar berperilaku konstruktif terhadap realita epidemi tersebut.

Pemahaman yang kurang terhadap beberapa hal yang berhubungan dengan penyakit ini,  membawa kondisi kurang konstruktif sebagai misal sikap diskriminatif berlebihan karena tidak ingin tertular, serta berkembangnya budaya perilaku sesaat,  yang mengedepankan kesenangan berlebih yang sesungguhnya menjadi awal berkenbangnya HIV/ AIDS.

Visi misi perlindungan anak untuk mendapatkan pelayanan maksimal terhadap kemungkinan, terjadinya permasalahan dan dampak negatif yang akan terjadi menjadi bentuk tanggung jawab pelayanan prima atas kepentingan masa depan generasi.  Sehingga sangat relefan bila mana remaja di sekolah menjadi subyek sasaran yang urgen untuk  dijamin keterlaksanaannya. 

HIV/ AIDS membutuhkan uluran tangan dari berbagai elemen untuk terus melakukan aksi baik pencegahan,  perlakuan yang tepat terhadap korban,  serta mengupayakan perbaikan menuju kondisi berkurangnya korban HIV/AIDS di kelak kemudian hari. CopasKomp.